Kewenangan PCA Dalam Penyelesaian Sengketa IUP (Studi Kasus Antara IMFA LTD Dan Pemerintah Indonesia)
DOI:
https://doi.org/10.51749/jphi.v5i2.128Keywords:
Kewenangan; Permanent Court of Arbitration; Sengketa IUP.Abstract
Penelitian ini menganalisis kewenangan Permanent Court of Arbitration (PCA) dalam menyelesaikan sengketa Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Indonesia; dan ketepatan gugatan atas objek sengketa IUP oleh Indian Metals & Ferro Alloys Ltd (IMFA) terhadap Pemerintah Indonesia kepada PCA. Penelitian normatif atau doktrinal ini menggunakan bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan arbitrase, yang dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratione materiae dari PCA salah satunya adalah sengketa perdagangan bebas dan perlindungan investasi. Dengan demikian, tumpang tindih IUP dapat diselesaikan di PCA, karena yurisdiksinya termasuk dalam sengketa perlindungan investasi. Selain itu harus ada perjanjian yang menunjuk PCA sebagai forum penyelesaian sengketa. Dalam riset ini adalah BIT Indonesia-India, yang salah satu kesepakatannya menunjuk PCA sebagai forum penyelesaian sengketa antara investor dari home country dengan host country. Untuk itu, gugatan yang dilakukan oleh IMFA tepat. Dalam proses arbitrase, Majelis Arbitrase menolak seluruh tuntutan yang diajukan oleh IMFA, karena IMFA gagal membuktikan pelanggaran yang telah dituntut. Selain itu dengan tidak diselesaikannya tumpang tindih IUP di Pengadilan Tata Usaha Negara, maka penyelesaian sengketa di PCA adalah tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia.
References
Buku
Anisah, Siti, and Lucky Suryo Wicaksono. Hukum Investasi. Yogyakarta: FH UII Press, 2017.
Artikel/Jurnal
Ahmad Zuhdi Muhdlor, Perkembangan Metodologi Penelitian Hukum, Jurnal Hukum dan Peradilan, Volume 1, Nomor 2 Juli 2012, pp 189-206
Indramayu. “Legal Standing Gugatan IMFA Kepada Indonesia Melalui PCA Atas Kerugian Investasi Akibat Tumpang Tindih Perizinan.” Pakuan Law Review 7, no. 1 (2021): 13–29. Accessed March 29, 2022. https://journal.unpak.ac.id/index.php/palar/article/view/2706/pdf_1.
Levine, Judith. “The View from Arbitration: The PCA’s Experience with Finance, Witnesses and Unrepresented Parties.” Commonwealth Law Bulletin 36, no. 3 (2010): 539–552.
M. Husseyn Umar. “Indonesia Arbitration Contents Quarterly Newsletter.” Indonesia Arbitration Contents Quarterly Newsletter, 2015.
Nopiandri Kantor Firma Hukum Kikin dan Kawan-Kawan Gedung Perkantoran Hayam Wuruk Plaza Tower, Kikin. “Peran Lembaga Arbitrase Dalam Penyelesaian Sengketa Bisnis Internasional: Tinjauan Dari Perspektif Teori Sistem Hukum.” JLR - Jurnal Legal Reasoning 1, no. 1 (2018): 48–67. Accessed March 30, 2022. http://journal.univpancasila.ac.id/index.php/jlr/article/view/46.
Siti Anisah, Dr., S.H., M.Hum., is a permanent lecturer of Faculty of Law Universitas Islam Indonesia since 2001. Some of his recent publications such as Perbandingan Pengaturan Penyelenggaraan Pendidikan Profesi Advokat (PPA) Di Indonesia dan Amerika Serikat (Jurnal Arena Hukum, 2017), The Use of Per Se Illegal Approach in Proving the Price-Fixing Agreements in Indonesia ( Jurnal Media Hukum, 2020), Batasan melawan Hukum dalam Perdata dan Pidana dalam Kasus Persekongkolan Tender (Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 2018), Penerapan Private Enforcement Dalam Penegakan Hukum Persaingan Usaha di Indonesia, Amerika Serikat dan Uni Eropa (Jurnal Penegakan Hukum Indonesia, 2021).
Suparji, Suparji. “Konsistensi Implementasi Hak Menguasai Negara Dalam Upaya Mengatasi Dominasi Perekonomian Asing Guna Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Nasional.” Jurnal Hukum 30, no. 2 (December 1, 2014): 1477–1499. Accessed March 29, 2022. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/jurnalhukum/article/view/423.
Website
Mackenzie, Ruth, Cesare (Cesare P. R.) Romano, Yuval. Shany, and Philippe Sands. “Manual on International Courts and Tribunals” (2010): 547. Accessed March 29, 2022. https://books.google.com/books/about/Manual_on_International_Courts_and_Tribu.html?hl=id&id=i4671jTjGsoC.
Lupitta Risma Candanni, Hikmahanto Juwana, Arie Afriansyah, examiner, Oppusunggu, and Yu Un. “Mekanisme Penyelesaian Perselisihan Penanaman Modal Investor-Negara Melalui Lembaga Permanent Court of Arbitration.” Universitas Indonesia, 2020. Accessed March 29, 2022. https://lontar.ui.ac.id/detail?id=20503337&lokasi=lokal.
“7 Masalah Utama Di Bidang Minerba Sebelum Adanya UU Cipta Kerja.” Accessed March 30, 2022. https://www.hukumonline.com/berita/a/7-masalah-utama-di-bidang-minerba-sebelum-adanya-uu-cipta-kerja-lt601a5c1ef320a.
“About UNCITRAL | United Nations Commission On International Trade Law.” Accessed March 29, 2022. https://uncitral.un.org/en/about.
“Dispute Resolution Services.” Permanent Court of Arbitration. Accessed March 29, 2022. https://pca-cpa.org/en/services/.
“Dispute Resolution Services.” Accessed March 29, 2022. https://pca-cpa.org/en/services/.
“Indian Metals & Ferro Alloys Ltd v. Republic of Indonesia, PCA Case No. 2015-40 | Italaw.” Accessed March 29, 2022. https://www.italaw.com/cases/8034.
“Member States | ICSID.” Accessed March 29, 2022. https://icsid.worldbank.org/about/member-states.
“UU No. 11 Tahun 1967 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Pertambangan [JDIH BPK RI].” Accessed March 29, 2022. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/49585/uu-no-11-tahun-1967.
“UU No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral Dan Batubara [JDIH BPK RI].” Accessed March 29, 2022. https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38578/uu-no-4-tahun-2009.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Harya Damar Panuluh, siti anisah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
JPHI is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License
Articles in JPHI are Open Access articles published under the Creative Commons CC BY-NC-SA License. This license allows reusers to distribute, remix, adapt, and build upon the material in any medium or format for noncommercial purposes only, and only so long as attribution is given to the creator. If you remix, adapt, or build upon the material, you must license the modified material under identical terms.





